iklan atas

Mengenal Macam-macam Investasi Jangka Panjang Maupun Pendek



 Investasi bukan hal yang sulit di era modern ini. Kamu bisa mencoba macam-macam investasi yang mudah asalkan mempelajari caranya dengan benar. Bahkan, cara untuk berinvestasi sudah bisa dilihat secara daring melalui berbagai video maupun bacaan yang mendukung.


Ada investasi jangka panjang dan juga investasi jangka pendek yang bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu. Investasi sejak dini sangat perlu dilakukan jika kamu ingin mendapatkan keuntungan di masa depan dan tak hanya menghamburkan uang untuk sesuatu yang tidak penting.


Setidaknya dengan mengenal macam-macam investasi, kamu masih memiliki pegangan jika suatu saat nanti hal yang tak diinginkan terjadi. Misalnya saja kehilangan pekerjaan, ada anggota keluarga yang sakit dan sejenisnya.

Rekomendasi Macam-macam Investasi yang Mudah

Kebingungan dalam menentukan investasi apa yang ingin dicoba merupakan hal biasa, apalagi jika masih pemula dalam bidang ini. Namun, berikut ini akan dijelaskan tentang beberapa macam investasi yang bisa dicoba, baik yang jangka panjang maupun jangka pendek.

1. Investasi Saham

Saham menjadi salah satu yang paling direkomendasikan, terutama karena kini banyak perusahaan besar yang menjual sahamnya dengan harga terjangkau. Dulu mungkin untuk membeli macam-macam investasi saham kita harus melakukannya secara langsung dengan melibatkan dokumen-dokumen yang rumit.


Namun, di era modern ini investasi saham bisa dilakukan secara online dengan nominal pembelian yang terjangkau. Bahkan, banyak pula anak muda yang mulai melirik saham sebagai rencana investasi mereka. Apalagi dipermudah dengan berbagai aplikasi dan website yang membuat investasimu berjalan lancar.

2. Investasi Emas

Emas termasuk dalam macam-macam investasi jangka pendek yang bisa kamu coba. Banyak orang yang membeli emas di harga paling murah, kemudian membiarkannya beberapa saat dan menjual setelah harganya naik. Emas memang salah satu jenis investasi yang bisa kamu jual kapan saja.


Benda tersebut bisa mengalami kenaikan harga bahkan setelah bertahun-tahun kamu simpan, asal surat-suratnya masih ada dan sangat jelas. Sebab, jika surat-surat untuk penjualan emas tidak lengkap, maka jangan harap harganya akan sesuai keinginan.


Hal itu dikarenakan akan ada potongan dan semacamnya. Tapi sekarang ini investasi emas juga sangat mudah melalui sistem online. Jadi, kamu tidak membutuhkan barang fisik dan tetap bisa melakukan jual beli.

3. Investasi Properti

Nah, kalau yang satu ini masuk dalam macam-macam investasi jangka panjang, tapi modal untuk melakukan investasi dalam bidang properti ini juga tidak murah. Contohnya saja properti seperti rumah, yang mana jika dijual beberapa tahun ke depan akan mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan.


Apalagi jika kamu memilih investasi properti untuk kos-kosan atau kontrakan, maka keuntungannya pun bisa didapatkan setiap bulannya. Dengan kata lain, kamu bisa mendapatkan penghasilan tanpa harus bersusah payah dari orang-orang yang menyewa properti tersebut.

4. Investasi Deposito Berjangka

Macam-macam investasi berikutnya yang dapat kamu lakukan ialah deposito berjangka, di mana investasi ini hanya bisa dilakukan di bank saja. Deposito berjangka dipilih karena risikonya yang terbilang rendah, dengan kata lain investasi ini sama saja dengan kamu menyetorkan sejumlah uang ke pihak bank dan bisa diambil dalam jangka waktu yang sudah ditentukan.


Biasanya untuk jangka waktunya sendiri sudah sangat jelas, misalnya antara 3-12 bulan. Tergantung dengan kesepakatan bersama pihak bank dan ketentuan dari bank tersebut. Adapun untuk bunganya sendiri lebih tinggi lagi dibandingkan bunga pada tabungan biasa. Kelebihan dari deposito berjangka ini ialah, makin besar dana yang disetor, maka makin besar pula keuntungan yang diraih nasabah.


Satu hal yang juga perlu kamu pahami ialah mengambil deposito sebelum waktu yang sudah ditentukan akan membuatmu mendapatkan penalti dari pihak bank tersebut. Ini merupakan salah satu keunggulan deposito berjangka, di mana kamu takkan punya alasan untuk terus mengambil uang yang sudah dimasukkan ke dalam tabungan.

5. Investasi Peer-to-Peer Lending

Terakhir, termasuk dalam macam-macam investasi tak lain adalah Peer-to-Peer Lending. Meskipun masih amat sangat baru, tapi respon masyarakat cukup menyambut baik dengan adanya investasi yang satu ini. Namun, tak banyak yang paham dengan apa itu Peer-to-Peer Lending, bukan?


Peer-to-Peer Lending sendiri merupakan investasi yang bisa kamu coba dengan modal terjangkau, bahkan hanya dengan beberapa ratus ribu kamu sudah bisa memulainya. Pada dasarnya dengan investasi ini kamu sama saja dengan meminjamkan uang kepada orang lain yang membutuhkan.


Nantinya keuntungan yang didapat berasal dari bunga pinjaman tersebut. Nah, banyak masyarakat yang mulai berminat dengan P2P Lending karena bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Selain itu, hasil yang didapatkan pun bisa lebih cepat, asalkan kamu melakukannya di aplikasi yang terpercaya.

6. Reksadana

Masuk dalam macam-macam investasi yang populer beberapa tahun belakangan, mencoba reksadana sangatlah mudah. Kamu hanya perlu mengeluarkan modal yang kemudian akan dikelola oleh manajer investasi. Modal tersebut akan diinvestasikan pada beberapa portofolio efek entah itu saham, obligasi, atau semacamnya.


Reksadana juga bisa dijadikan sebagai investasi jangka panjang, dan untuk modalnya sendiri tidak perlu banyak. Kamu bahkan bisa memulainya hanya dengan 100.000 saja, dan melakukan transaksi di beberapa aplikasi yang sudah direkomendasikan serta pastinya legal.


Tidak mudah mencoba macam-macam investasi, khususnya reksadana ini. Tapi setidaknya untuk reksadana kamu tak perlu memantau apapun seperti ketika berinvestasi di bidang saham. Jadinya inilah alasan kenapa reksadana banyak dipilih. Dikarenakan investor tinggal menunggu hasil saja sementara modal dikelola oleh manajer investasi langsung.


Belum ada Komentar untuk "Mengenal Macam-macam Investasi Jangka Panjang Maupun Pendek"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel