iklan atas

Mengenal 3 Hero Pendidikan Indonesia Di Zaman Modern Ini


Dalam kehidupan manusia, pendidikan sangatlah diperlukan, bahkan juga sudah menjadi salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi. Sebab dalam hal pendidikan ini, sampai kapan pun manusia itu dituntut untuk belajar, baik itu diperolehnya secara formal maupun  diperoleh dengan cara informal. Dengan mengikuti kegiatan belajar, manusia bisa meningkatkan kualitas dirinya dalam berbagai macam hal.

Akan tetapi, yang diketahui masih banyak warga Indonesia yang belum melakukan pendidikan sampai pada jenjang yang sempurna. Entah itu disebabkan oleh kendala ekonomi maupun tak adanya kemauan dari individu itu sendiri. Banyak juga disebabkan karena masalah fasilitas pendidikan yang belum merata dan sistem pendidikan yang masih kurang pas. Dan hal tersebut menjadikan beberapa orang yang peduli pada akhirnya muncul mengkritisi.

Hero Pendidikan Indonesia Saat Ini

Banyak sekali pahlawan yang sangat berjasa di bidang pendidikan Indonesia, dintaranya yaitu Ki Hajar Dewantara dan Budi Oetomo. Mereka dikenal sangat besar jasanya terhadap pendidikan anak bangsa di masa lampau, bahkan masih bisa dirasakan hingga saat ini. Akan tetapi ada hero pendidikan Indonesia juga muncul di zaman modern ini. Sebab, mereka juga berjuang mengatasi kendala serta memperbaiki sistem yang ada.

Saur Marlina Manurung

Tokoh pendidikan Indonesia atau hero pendidikan Indonesia masa kini yaitu Saur Marlina Manurung. Banyak orang yang lebih mengenalnya dengan nama Butet Manurung. Mungkin anda semua juga sudah mengenalnya lewat film Indonesia yang judulnya  Sokola Rimba yang diperankan Prisia Nasution. Butet Manurung merupakan salah seorang pendidik yang dinilai sangat luar biasa. Sebab, dia menghabiskan tahun-tahun masa hidupnya untuk mengajar suku terpencil.  Dia mengajar Suku Anak Dalam di hulu Sungai Makekal, Hutan Bukit Duabelas.

Butet juga memperaktekkan pendidikan secara antropologis yang menjadikannya harus tinggal bersama dengan anak-anak muridnya di dalam lingkup adat. Padahal mereka disana justru masih menganggap pendidikan itu tidak penting dan dianggap tabu. Sistem pendidikannya  pada akhirya disebut dengan Sokola Rimba yang juga diterapkan juga di daerah Flores dan juga di Halmahera.

Cara Butet mengajar itu menjadikannya bisa memperluas ekspansi pengajaran ke desa-desa terpencil lain. Perlu diketahui jika perjalanannya juga diwarnai pertentangan dari adat setempat dan teman-teman seperjuangan Butet. Akan tetapi, dirinya tidak pernah putus asa serta terus menciptakan perubahan yang ada di sekitarnya. Perjuangan Butet juga berdampak pada penghargaan Magsaysay serta penghargaan Man and Biospher dari UNESCO dan LIPI. Perlu diketahui jika Butet juga pernah menjadi salah satu pahlawan versi majalah Time yang mendapatkan gelar Women of Letters di tahun 2004.

Seto Mulyadi

Seto Mulyadi adalah seorang psikolog anak yang juga menjadi hero pendidikan Indonesia saat ini. Dalam dunia pendidikan Indonesia, ia berperan penting dalam memperkenalkan konsep sekolah alternatif yang dilakukan dengan homeschooling. Homeschooling merupakan konsep pendidikan maupun konsep pembelajaran yang bisa diadakan selain di sekolah. Bahkan untuk tempatnya bisa disesuaikan dengan keinginan pembelajar. Dan ini merupakan solusi pendidikan bagi anak Indonesia yang memiliki jadwal padat.

Yohanes Surya

Tokoh atau hero pendidikan Indonesia selanjutnya yaitu seorang pakar sains yang bernama Yohanes Surya. Sebagai seorang fisikawan, Yohanes Surya menciptakan beberapa sistem belajar yang disebut gampang, asyik, dan menyenangkan (GASING) dengan wadah Surya Institute. Metode ini dibuat supaya gar anak-anak tidak memiliki anggapan jika matematika itu menyeramkan.  Dian menjadikan pelajaran matematika itu mudah dan menyenangkan. Dia juga yang menerbitkan konsep Mestakung (Semesta Mendukung).

Belum ada Komentar untuk "Mengenal 3 Hero Pendidikan Indonesia Di Zaman Modern Ini"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel