iklan atas

Inilah Para Pahlawan Yang Berjuang Untuk Pendidikan Indonesia

Di dalam kehidupan ini, pendidikan tidak bisa dilepaskan.  Kegiatan atau proses pendidikan sangat penting adanya. Selain itu, pendidikan juga sangat dibutuhkan dalam menghadapi ilmu dan teknologi yang terus mengalami perkembangan pesat seperti sekarang ini.  Berbagai macam usaha adan juga upaya pemerintah perlu dilakukan untuk bisa meningkatkan mutu pendidikan serta pembenahan sistem yang telah ada tanpa harus meninggalkan norma-norma atau aturan-aturan yang berlaku.

Pahlawan Yang Berjuang Untuk Pendidikan Indonesia



Pendidikan yang sudah banyak diterapkan dan sudah maju seperti sekarang ini juga tidak bisa dilepaskan dari jasa dari para pahlawan yang berjuang untuk pendidikan Indonesia. Siapakah saja mereka?

Ki Hajar Dewantara

Pahlawan yang berjuang untuk pendidikan Indonesia yaitu Ki Hajar Dewantara. Beliau dilahirkan dengan nama Raden Mas Soewardi Suryaningrat pada 2 Mei 1889 di Yogyakarta. Lalu untuk nama Ki Hajar Dewantara yaitu merupakan nama yang resmi digunakannya pada saat beliau berumur 40 tahun untuk bisa lebih dekat dengan rakyat pribumi. Ki Hajar Dewantara juga berasal dari keluarga ningrat. Beliau memiliki ayah yang bernama GPH Soerjaningrat yang masih termasuk cucu dari Raja Pakualam III.

Ki Hajar Dewantara juga ditetapkan menjadi Bapak Pendidikan Nasional. Sebab beliau merupakan orang yang membangun sekolah bernama Nationaal Onderwijs Instituut Tamansiswa. Yang selanjutnya dikenal dengan nama Taman Siswa pada 3 Juli 1922. Tak hanya itu saja, berkat ijasah pendidikan bergengsi dari Belanda serta pengalaman mengajarnya di sekolah milik saudaranya. Hingga pada akhirnya Beliau te;ah sukses menemukan konsep baru mengenai metode pengajaran di Taman Siswa.

Dewi Sartika

Dewi Sartika adalah pahlawan yang berjuang untuk pendidikan Indonesia kelahiran Bandung, 4 Desember 1884 . Beliau memiliki peran penting dan berperan sebagai perintis pendidikan  untuk para perempuan. Dewi Sartika juga mempunyai orang tua dari pasangan priyayi yang sudah berpikiran maju yang menyekolahkan beliau di sekolah Belanda. Saat tahun 1902, beliau merintis pendidikan  untuk para wanita dengan pelajaran yang sederhana. Diantaranya seperti merenda, memasak, menjahit, membaca, dan juga menulis. Dua tahun selanjutnya, Dewi Sartika mengadakan Sakola Istri, yang termasuk sekolah perempuan pertama yang ada di Hindia Belanda.

Sam Ratulangi

Sam ratulangi adalah Pahlawan Nasional dari Sulawesi Utara yang merupakan salah satu tokoh pejuang pendidikan yang gigih. Beliau memiliki filsafat Si tou timou tumou tou,yang memiliki arti, manusia baru bisa disebut sebagai manusia kalau sudah bisa memanusiakan manusia. Beliau juga termasuk seorang akademisi yang sangat berjasa dalam perjuangan melawan pembodohan serta kolonialisme Belanda di Manado. Beliau juga menjadi gubernur pertama Sulawesi Utara yang menciptakan kemajuan dan perubahan di Sulawesi Utara.

Kyai Haji Ahmad Dahlan

Ketika usianya 15 tahun, Kyai Haji Ahmad Dahlan, atau Muhammad Darwis melakukan ibadah Haji dan berdomisili di Mekah selama lima tahun. Disitulah, Ahmad Dahlan mulai berinteraksi dan mulai mempunyai pemikiran-pemikiran pembaharu dalam Islam. Saat tahun 1903,  beliau berkunjung lagi ke Mekah selama dua tahun dan belajat  dengan syeh Ahmad Khatib.

Dan di tahun 1912, beliau mendirikan Muhammadiyah di Kauman, Yogyakarta. Yang mana tujuannya adalah untuk melaksanakan cita-cita pembaruan Islam di Nusantara. Beliau juga hendak mengadakan pembaruan dalam cara berpikir serta beramal menurut tuntunan dari agama Islam. Bahkan beliau juga menetapkan jika Muhammadiyah ini tidak termasuk organisasi politik, namun sifatnya sosial dan bergerak pada bidang pendidikan.

Belum ada Komentar untuk "Inilah Para Pahlawan Yang Berjuang Untuk Pendidikan Indonesia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel